Berita Nasional Ekonomi 

DPP Partai Nasionalis Angkat Bicara, Presiden Jokowi Tidak Mungkin Reshuffle Kabinetnya di Bulan Ramadhan.

Indonesiatopline.com

Kuatnya isu reshuffle kabinet atas disahkannya penambahan dua Kementerian oleh DPR sangat direspon oleh banyak politisi dan para pengamat politik, karena penilaian sebagian masyarakat banyak meminta reshuffle kabinet itu secepatnya dilakukan.

Sementara itu, reshuffle kabinet bukanlah hal baru dalam Pemerintahan Presiden Jokowi. Setidaknya, Bapak Presiden Jokowi pernah melakukan empat kali Reshuffle menteri pada periode kepemimpinan tahun 2014-2019 dan satu kali pada periode 2019-2024.

Para menteri yang bekerja tidak optimal dan lambat membuat program Presiden Jokowi tidak berjalan dengan baik, sehingga dalam mengambil kebijakan untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 dinilai lambat.

“Salah satu kementerian yang disyahkan oleh DPR adalah KEMENTERIAN INVESTASI yang mana menurut DPP Partai Nasionalis bahwa Kementerian Investasi ini sangat pas dan cocok ditempati oleh Bapak R.Haidar Alwi yang merupakan Pimpinan Aliansi Relawan Presiden Jokowi pada Pilpres 2019, dimana beliau pernah memimpin ribuan relawan Jokowi dan sebagian rakyat Indonesia untuk mengantar kembali Presiden Jokowi ke Istana dan menjadi Presiden kembali pada periode kedua. ” kata Jeffri Sastra,ST.Kom saat dijumpai wartawan di ruang kerjanya. Selasa (20/04/2021).

Sekjen DPP Partai Nasionalis Jeffri Sastra,ST.Kom menambahkan,” Jika terjadi reshuffle kabinet saya rasa tidak mungkin dilaksanakan Bapak Presiden Jokowi di bulan Ramadhan ini, dimana bulan penuh berkah ini seluruh umat Islam sedang menunaikan ibadah puasa. “kata Papa Jeff (sapaan akrabnya- Red).

“DPP Partai Nasionalis berharap kepada Bapak Presiden Jokowi agar mempertimbangkan Bapak Haidar Alwi dapat menempati salah satu Kementrian yang telah disyahkan penambahannya oleh DPR. ” paparnya lagi.

” Adapun tujuan Reshuffle kabinet jilid tiga ini untuk mencapai Program Pemerintah yang berkaitan dengan partai, atau target tertentu. Dengan adanya reshuffle, diharapkan tujuan pemerintah bisa tercapai dengan cepat dan tepat sasaran, agar pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 ini berjalan dengan baik.” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Leave a Comment

error: Content is protected !!