Ust.Zuhri M Syazali,LC.MA : “Urgensi 4 Pilar Bagi Pemuda,Dalam Menyongsong Era Emas Bangsa

Bangka Belitung Berita Daerah

Pewarta ; Restu Palgunadi

Indonesiatopline.com || Bangka Belitung – Sosialisasi 4 pilar (Pancasila, UUDN 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika) kebangsaan. Kali ini kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang dilakukan oleh salah satu anggota DPD RI perwakilan Bangka Belitung, Ust. H. Zuhri M Syazali, Lc,.MA bersama dengan DPD BKPRMI kabupaten Bangka dilaksanakan di kampus Stisipol Pahlawan 12 kabupaten Bangka dengan tema “Implementasi 4 Pilar Kebangsaan Untuk Mewujudkan Generasi Emas Pemuda Remaja Masjid Indonesia”

Dalam acara itu juga dihadiri oleh Rector UNMUH Babel, Ust. Fadillah Sobri, S.T.,M.T, Ketua Umum DPD BKPRMI kabupaten Bangka, Hari Subari, ketua MPD BKPRMI kabupaten bangka, Ust. Zainuddin, Spd, Kepengurusan DPD BKPRMI kabupaten bangka, kepengurusan BKPRMI tingkat kecamatan, Koordinator Sahabat Ustad provinsi bangka belitung, Eko Tejo Marvianto, S.I.Kom, Koordinator Sahabat Ustad pangkalpinang, Iskandar Wahyudi, Staff DPD RI perwakilan Bangka Belitung dan anggota DPD BKPRMI kabupaten bangka. (Jumat, 19/03/2021).

Khittah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) adalah aset bangsa yang tak ternilai dan menjadi subtansi 4 pilar kebangsaan.Nilai-nilai pancasila tersirat terkandung dalam Khittah BKPRMI, yakni Muwahid (pemersatu bangsa), Mujahid (pembela kebenaran), Musyaddid (pelurus), Muadib (pendidik), Mujaddid (pemelihara iman). Muara dari makna tersebut adalah masyarakat marhamah yang menjadi cita-cita mulia bangsa yakni masyarakat baidatun, thoyyibatun, warobbun, ghofur.

Ketua Umum DPD BKPRMI kabulaten bangka, Hari Subari dalam kata sambutannya menjelaskan bahwa BKPRMI kabupaten bangka hadir sejak tahun 1972. Sejak tahun 1972 sampai tahun 2020, BKPRMI kabupaten bangka setiap tahun mewisuda santri/santriawan tidak kurang lebih 2000 santri, untuk data santri dilapangan sebanyak 13.940 orang, TK/TPA sebanyak 154 unit, data pemuda remaja masjid sebanyak 50 unit.

“Insya allah, kegiatan yang kami laksanakan senantiasa bermanfaat bagi pemuda islam untuk mendapatkan pendidikan yang benar, pendidikan yang membuat mereka menjadi pintar sehingga nanti insya allah mereka akan menjadi orang besar. Di BKPRMI ini kita tidak hanya mendidik menjadi orang pintar, tapi juga di didik menjadi orang benar karena untuk menjadi orang besar itu modalnya adalah pintar dan benar,”kata Hari Subari.

Dalam acara kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan,Ust. H. Zuhri M Syazali menjelaskan tentang tugasnya sebagai anggota DPD RI yaitu mendengarkan aspirasi, keinginan masyarakat, kemudian memperjuangkannya kepada badan eksekutif untuk mendengar dan melaksanakan apa yang kami sampaikan. Kalau kedua anggota legislatif (DPD RI dan DPR RI) ini berfungsi dengan baik, persepsi dan tujuan yang sama, maka akan terwujud masyarakat yang adil dan makmur karena semua instruksi yang diberikan itu melaksanakan tugasnya sesuai dengan fungsinya karena diisi oleh sumber daya manusia, orang-orang yang betul-betul ingin melaksanakannya dengan maksimal.

“Bangsa Indonesia mempunyai 4 pilar kebangsaan yaitu “Pancasila, UUDN 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika” yang harus kita sama-sama kita jaga dan pertahankan. Walaupun kita berbeda agama, tetapi kita mampu mempertahankan, hidup bersama dan berdampingan walaupun kita berbeda keyakinan. Semua itu karena kita memiliki pancasila,” jelasnya.

“Selain itu, pentingnya sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada kader-kader BKPRMI karena mereka adalah pemuda emas dalam politik kedepan yang akan menyongsong era emas bangsa indonesia dan mereka adalah aset bangsa yang siap menghadapi tantangan global. Maka dari itu, sosialisasi 4 pilar kebangsaan adalah salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme bagi generasi muda dengan harapan dan pemahaman nilai-nilai tersebut agar persatuan dan kesatuan juga keutuhan bangsa ini dapat terus terjaga dan terpelihara,” pintanya.

“Pembentukan karakter, menanamkan nilai-nilai luhur menjadi sangat penting agar dapat dijadikan sebagai pegangan, pedoman, menjadi satu kebanggaan bagi kita dan generasi muda bangsa indonesia dan bangga menjadi bagian dari bangsa indonesia.Maka keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa indonesia ini harus kita jaga dan pertahankan,”ucapnya.

“Oleh karena itu, sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini menjadi sangat penting, mengingat bahwa bangsa indonesia adalah bangsa yang besar, negara yang luas wilayahnya, sangat kaya raya dengan hasil alamnya juga beraneka ragam budayanya dan ini merupakan hazanah. Maka dari itu, kita harus menjaga dan memelihara kekayaan bangsa ini, kita juga segera mengoptimalkan untuk masa depan agar bangsa ini agar mampu bersaing, menjadi bangsa yang dihargai dan dihormati, bangsa yang ikut menjaga perdamaian dunia, mampu mensejahterakan masyarakat yang adil, makmur, aman dan sejahtera,”kata ust. H. Zuhri M Syazali, Lc,. MA.

“Dalam Implementasinya, nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar kebangsaan belum sepenuhnya berjalan optimal, banyak elemen yang perlu di evaluasi, termasuk para pemimpin dan pemangku kebijakan negeri ini. Saya berharap besar agar kader-kader BKPRMI ini bisa menduduki jabatan strategis yang dapat menjadi mediator dalam menjembatani harapan masyarakat terhadap para pemimpin negeri ini,”harap senator babel.

Didalam kesempatan yang sama, Rector UNMUH Babel, Ust. Fadillah Sobri, S.T.,MT menyampaikan analisis kritisnya terhadap kondisi bangsa indonesia saat ini. Negara pancasila sebagai Darul ‘ahdi wasya Syahadah adalah negara yang didasarkan pada consencus nasional atau kesaksian untuk menjadi negeri yang aman dan damai menuju kehidupan yang maju, adil dan makmur, bermartabat dan berdaulat dalam naungan Allah SWT. Selain itu, didalam pancasila ada salah satu sila yang sampai sekarang belum pernah terwujud yaitu ” Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *