Hukum - Kriminal Kab. Bogor Polri TNI-POLRI 

Pembunuhan Berantai dan Terencana Dua Wanita Muda Berhasil Diungkap.

Pewarta : Ilvan Maulana

Indonesiatopline.com

Bogor – Jawa Barat (11/3/2021) Penemuan mayat berjenis kelamin perempuan berinisial EL.(23) warga Kampung Tenggek, Desa Cimande Ilir, Kecamatan Caringin, yang ditemukan di seputaran Cikatapis Jl.Mbah Mariah, pada pukul 05, 30 WIB tepatnya di wilayah RT 001/ RW 03 Kampung Cidadap, Desa Pasir Angin, kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. beberapa hari yang lalu (10/03/2021). adalah korban ke dua, yang sebelumnya dua pekan yang lalu telah ditemukan mayat dalam kantong plastik yang dibuang di pinggir jalan Cilebut RT 002/ RW 03 Kelurahan Cilebut (25/03/2021). berinisial DP (18). Berjenis kelamin perempuan warga Kampung Ciaruteun, Desa Cimanggu1, Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dalam konfrensi pers di kantornya, Kota Bogor, kamis ( 11/03/2021). mengungkapkan bahwa,
” Tersangka MRI ternyata mengonsumsi narkoba dari hasil tes urine yang bersangkutan juga positif narkotika.
MRI yang merupakan warga Bojonggede, Kabupaten Bogor itu mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu dan ineks.”

” Kami juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap MRI. Sebab, pelaku mengaku sadar saat melakukan perbuatannya kepada kedua korban.
Pelaku mengetahui dampak dan akibat dari melakukan perbuatan pembunuhan tersebut,” papar Susatyo.

” Walau pembunuhan berantai itu dilakukan selang dua pekan, tetapi ada kesamaan dari modus hingga cara MRI mengeksekusi kedua korbannya.” Paparnya.

“Awalnya, pemuda itu berkenalan dengan calon korbannya di media sosial Facebook. Kemudian, para korbannya dibawa ke sebuah penginapan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Setelah membunuh korban dengan cara dicekik, MRI merampas harta benda mereka. Kedua pembunuhan itu dilakukan di penginapan yang sama. Pelaku akan di jerat pasal berlapis yaitu Undang- undang perlindungan anak dan Undang – undang pembunuhan berencana dan pembunuhan biasa, pelaku terancam hukuman mati atau maksimal 15 Tahun penjara.” tegas Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol.Susatyo Purnomo Condro.

Berita Terkait

Leave a Comment

error: Content is protected !!