Hj Rizayati”Refleksi Hati Tingkatkan Ketaqwaan Bersama Santri binaan Ponpes Manba’ul Khairat”

Refleksi Top News

Pewarta : Shili Maulana

Indonesiatopline.com || Disela kesibukan dan Padat giat aktivitas sebagai seorang Pemimpin perusahaan Besar skala nasional dipercaya kancah international , Presdir PT IRJ Group Hj Rizayati SH., MM., masih menyempatkan diri dalam kegiatan rutin yang telah lama ia lakukan yaitu Menjadi orang tua asuh dan pembina sebuah yayasan atau pondok pesantren , Kali ini hj Rizayati sebagai Pembina Ponpes Manba’ul Khairat mengajak anak anak santri asuhan binaan nya untuk Refleksi hati Tingkatkan ketaqwaan ke Puncak, di sebuah Villa di Bogor, Jawa Barat, Jum’at(5/3).

Setibanya di Villa Bogor, bersama keluarga , tim Indonesia terang, dan Founder,Teuku Eddy Fondation, Hj Rizayati disambut hangat, oleh anak- anak yatim ,di ponpes binaannya itu.

Dr (Cn). Teuku Eddy Faisal Rusydi, SHI., M.Sc., CM., CTT. (K), Dan Dr (Cn) Hj Rizayati SH., MM.,

Ibarat Ibu dan Anak, begitulah akrabnya, sehingga ,Bunda Rizayati(panggilan akrab di ponpes), mendapat pelukan puluhan anak anak yatim puteri, mereka tampak bergembira sekali  hadirnya Bunda.

Pemandangan indah itu, bunda sangat terharu, dengan anak-anak binaanya itu, tak pelak lagi airmata bunda mengalir tanpa diundang.

Airmata bunda mengalir, seakan seribu sungai mencari muara, begitulah kedekatannya, saat bersua dengan anak -anak yatim.

“Islam mengajarkan, bahwa, siapapun yang meyantuni anak-anak yatim dan memeliharanya, maka ia akan menjadi sangat dekat dengan Rasulullah SAW, kelak di Surga “

Bunda Hj Rizayati, tampaknya sudah mengkonsumsi nilai-nilai islami ini, mendapatkan tiket syurga, tidak mudah membalikkan telapak tangan,butuh proses panjang.

Kasih sayang, kecintaan, kedekatan dan cara-cara bersikap, dalam membahagiakan anak yatim, merupakan model yang diaplikasi Bunda Hj Rizayati bagi   anak binaannya.

Dalam surat Al Mau’un , Surat ke -107 , diturunkan di Makkah, berisi tujuh ayat, inti didalamnya, Allah SWT melarang orang-orang munafik pada saat itu, mendustakan agama dan menghardik anak yatim.

Kedekatan Bunda Rizayati, dengan anak anak yatim binaannya ini, telah meneladani suri tauladan Rasulullah SAW, selain membina, mengayomi dan memberi mereka perlindungan  serta  masadepan

Bunda Rizayati berhati tulus, di malam pembacaan puisi,  dan pemberian kado, seorang santri yatim, membacakannya, puistis sekali, berbunyi, “

“ terima kasih, kepada bunda Hj Rizayati, atas semua yang telah diberikan, semoga kebahagian, yang telah bunda berikan kepada kami, akan dibalas dengan kebahagiaan dunia dan akhirat,”

Sebuah bentukan mirip prosa, yang memiliki nilai-nilai sastra, dilantunkan oleh seorang yatim yang tulus dan mengharap Ridha-Nya, jika tidak berlebihan, puisi itu tadi adalah seberkas doa, yang nilainya tiada tara.

Bunda Hj Rizayati, berkunjung selama dua hari dan banyak cerita-cerita bersama yatim piatu di sana.Ada rasa tak ingin berpisah, namun bunda harus kembali

Sebelum kembali Bunda Hj Rizayati berpesan, inti pesan itu diukir dalam bentuk moto: ”menata hati meraih ridho Ilahi.”

“Semangat dan belajar terus anak-anakku, masadepan indonesia, dipudak kalian nantinya, dengan ilmu diperoleh, akan menerangi Indonesia,” pinta Bunda, dengan mata berkaca -kaca

Dilansir ; Acehpress
Foto : Humas PT IRJ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *