Jawa Barat Kab. Bogor 

BLT-DD Tahun 2020 Yang Tidak Merata Dipertanyakan.

Pewarta : Sunandar

Indonesiatopline.com

Bogor – Jawa Barat (25/02/2021) Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) periode Juli, Agustus dan September pada tahun 2020 di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, menyisakan pertanyaan warga. Pasalnya, dari 267 orang penerima manfaat BLT-DD di desa Citeko, mayoritas mengaku tidak menerima secara utuh dana tersebut.

Tidak sampai disitu diduga selain dana BLT DD, program pengadaan masker dan pengaspalan di wilayah Rt.01/ Rw.04 tidak terealisasi dengan baik karena bermasalah,
sisa anggaran dialihkan ke program lain tanpa melalui Musyawarah Desa Khusus ( Musdesus ) untuk Perubahan APD Desa,

Salah seorang tokoh masyarakat setempat Pepen (51) menyebutkan,” Selain tidak meratanya pembagian BLT- DD tahun 2020
sebagai Kepala Desa Pejabat Sementara ( Kades PJS) yang ditunjuk Kecamatan saat itu Badrudin, yang sekarang menjabat Staf di Pemerintahan Kecamatan Cisarua,” jelasnya.

Dilokasi yang berbeda Yanti (40) saat dimintai keterangannya mengatakan,” Saya hanya menerima Rp600 ribu, seharusnya Rp 900 ribu, alasannya untuk biaya administrasi dan subsidi silang bagi warga yang tidak menerima, tapi tidak tahu warga yang mana, “paparnya.

Bahkan, kata dia lagi, salah seorang tetangganya yang juga terdaftar sebagai penerima manfaat hanya menerima Rp200 ribu. Meski begitu, sebagai masyarakat biasa dirinya hanya bisa pasrah serta mengucapkan terima kasih terhadap pemerintah yang sudah memberikan bantuan.

Saat dikonfirmasi via telepon selulernya Badrudin mantan Pjs Desa Citeko yang saat ini menjabat staf pemerintahan di Kecamatan Cisarua, mengaku tidak pernah mengantor sejak beberapa hari dan saat dihubungi dia mengatakan dalam kondisi Work From Home (WFH) akibat Covid-19.

BLT-DD Tahun 2020 Yang Tidak Merata Dipertanyakan.

Pewarta : Sunandar

Indonesiatopline.com

Bogor – Jawa Barat (25/02/2021) Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) periode Juli, Agustus dan September pada tahun 2020 di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, menyisakan pertanyaan warga. Pasalnya, dari 267 orang penerima manfaat BLT-DD di desa Citeko, mayoritas mengaku tidak menerima secara utuh dana tersebut.

Tidak sampai disitu diduga selain dana BLT DD, program pengadaan masker dan pengaspalan di wilayah Rt.01/ Rw.04 tidak terealisasi dengan baik karena bermasalah,
sisa anggaran dialihkan ke program lain tanpa melalui Musyawarah Desa Khusus ( Musdesus ) untuk Perubahan APD Desa,

Salah seorang tokoh masyarakat setempat Pepen (51) menyebutkan,” Selain tidak meratanya pembagian BLT- DD tahun 2020
sebagai Kepala Desa Pejabat Sementara ( Kades PJS) yang ditunjuk Kecamatan saat itu Badrudin, yang sekarang menjabat Staf di Pemerintahan Kecamatan Cisarua,” jelasnya.

Dilokasi yang berbeda Yanti (40) saat dimintai keterangannya mengatakan,” Saya hanya menerima Rp600 ribu, seharusnya Rp 900 ribu, alasannya untuk biaya administrasi dan subsidi silang bagi warga yang tidak menerima, tapi tidak tahu warga yang mana, “paparnya.

Bahkan, kata dia lagi, salah seorang tetangganya yang juga terdaftar sebagai penerima manfaat hanya menerima Rp200 ribu. Meski begitu, sebagai masyarakat biasa dirinya hanya bisa pasrah serta mengucapkan terima kasih terhadap pemerintah yang sudah memberikan bantuan.

Saat dikonfirmasi via telepon selulernya Badrudin mantan Pjs Desa Citeko yang saat ini menjabat staf pemerintahan di Kecamatan Cisarua, mengaku tidak pernah mengantor sejak beberapa hari dan saat dihubungi dia mengatakan dalam kondisi Work From Home (WFH) akibat Covid-19.

Berita Terkait

Leave a Comment

error: Content is protected !!