Kab. Bogor Polri TNI-POLRI 

Ketua DPD GIAN Angkat Bicara Soroti Kasus Kompol Yuni Purwanti

Pewarta : Novi

Indonesiatopline.com

BOGOR – Jawa Barat (21/02/2021).
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Bogor, Gerakan Indonesia Anti Narkotika (GIAN) ikut menyoroti kasus ditangkapnya 12 anggota Polri karena sabu yang juga melibatkan perwira menengah selevel Kapolsek Astana Anyar, yakni Kompol Yuni Purwanti Kusuma. Selain mendesak kasus tersebut diusut tuntas, juga meminta para pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya karena sudah merusak nama baik Institusi Polri.

” Kasus itu wajib dituntaskan, pelaku harus dihukum seberat-beratnya,” ujar Ketua DPD GIAN Kabupaten Bogor, Iman Sukarya, disela-sela acara Saresehan Penanganan dan Pencegahan Peredaran Narkotika di Pondok Assalam, pada Minggu (21/02/2021)

Ia juga menambahkan, kasus narkoba Kompol Yuni Purwanti yang sempat menjabat Kasat Narkoba Polres Bogor itu menjadi tantangan bagi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam upaya penindakan internal, sehingga citra Polri tidak buruk di mata masyarakat. Tak hanya itu, Iman menduga Kompol Yuni beserta 11 orang lainnya merupakan sindikat peredaran narkoba.

“Karena jumlah oknum polisi yang diamankan saat menggelar pesta narkoba mencapai 12 orang, tidak menutup kemungkinan mereka merupakan sindikat. Jadi harus diusut tuntas, apalagi pesta itu dipimpin oleh setingkat Kapolsek.” tambahnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Ardimulan Chaniago mengatakan, Propam Polda Jabar sudah mengamankan 12 orang anggota Polsek Astana Anyar termasuk Kapolsek. Hal itu terungkap, setelah adanya aduan ke Mabes Polri yang langsung ditindaklanjuti Propam Polda Jabar.

“Memang ada pengamanan 12 anggota Polsek Astana Anyar oleh Propam Polda Jabar, saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Berita Terkait

Leave a Comment

error: Content is protected !!