Berita Daerah Jawa Barat Kota Bogor 

Sukaresmi Tanah Sareal Kota Bogor Gelar Musrembang Tertib dan Kondusif

Pewarta : Iwan Setiawan

indonesiatopline.com || Bogor – Jawa Barat (04/12/20). Musyawarah rencana pembangunan yang dikenal dengan istilah Musrembang membahas anggaran tahun 2021 – 2022, di gelar di berbagai kelurahan Kota Bogor. Salah satunya di kelurahan Sukaresmi kebupaten Bogor Utara, kota Bogor.

Acara di ikuti perwakilan – perwakilan dari kelurahan, DPD, BAPPEDA, LPM, kader PKK, kader Pos Yandu, Rt, Rw , Alim Ulama, tokoh masyarakat dan muda – mudi karang taruna.

Bapak Cecep Jakaria perwakilan BAPPEDA menuturkan, “Kalau di dasarkan peraturan perundangan sesuai dengan siklusnya, dalam menciptakan suatu program kegiatan tentu dimulai melalui Musrembang di tingkat kelurahan dari hasil tingkat kelurahan diambil untuk di tingkat kecamatan, dari tingkat kecamatan sudah muncul oleh OPD – OPD akan ditarik datanya yang sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya yang akan dijadikan program kegiatan SKPD.”

Harapan BAPPEDA bahwa,” Proses musrenbang itu lancar sehingga menghasilkan real kebutuhan masyarakat yang dapat di danai dari APBD, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah yang dapat dirasakan oleh masyarakat kelurahan tersebut.

Tentunya masih ada program-program kegiatan turun dari pusat yang sifatnya usulan dari SKPD murni atau ada juga berkalitan dengan politisi misalnya, visi misi kepala daerah atau pokok – pokok pikiran DPRD semuanya di informasikan. ” tutur Cecep Jakaria

Kendala paling terlihat memang ketika usulannya banyak tetapi kemampuan keuangannya terbatas, sumber daya terbatas, sumber keuangan terbatas, tenaga pikiran terbatas pula, itulah fungsinya perencanaan.

Dengan adanya pandemi covid-19 hampir di semua daerah merata berakibat buruk pada perekonomian, terutama terhadap penerimaan Daerah dan penerimaan Negara berkurang.
Jadi secara fisik pembangunan pun akan berkurang. Pendapatan masyarakat berkurang mengakibatkan daya beli masyarakat juga berkurang. Tapi tentu pemerintah tidak tinggal diam, pemerintah punya stimulus – stimulus paket kebijakan pemulihan ekonomi seperti pemberian modal pada pengusaha ada hibah parawisata terus bantuan sosial, ada PLH yang diperkuat supaya daya beli masyarakat bisa dipertahankan.

Program benah kampung bertujuan membangun suatu kampung secara koperhensif dan kita coba bangun dari sisi kultur, dari sisi infrastruktur. Itu yang terus di himbau oleh bapak Wali Kota.

“Warga kota Bogor diharapkan di masa pandemi covid-19 ini tetap bisa produktif pada penguatan ekonomi. Mudah mudahan warga masyarakat kota Bogor bisa lebih adaptip dalam menjalankan aktivitasnya sehari – hari dengan protokol kesehatan, tetap dengan menggunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak sehingga kesehatan tetap terjaga dan dampak ekonominya tidak terlalu turun. ” pungkas Cecep Jakaria

Berita Terkait

Leave a Comment

error: Content is protected !!