Editorial 

Menunggu Janji Joe Biden untuk Muslim Amerika

AMERIKA TELAH MEMILIH. Joe Biden terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat mengalahkan Donald Trump. Bagi Amerika, kemenangan ini bukan hanya menjadi kemenangan Biden, tapi kemenangan semua kalangan masyarakat di Amerika.

Tahun-tahun Trump menjabat, isu SARA menjadi isu yang mendominasi. Trump disebut banyak kalangan, mencoba meraih simpati pro Amerika melalui diskriminasi hak-hak sipil kalangan anti Amerika.

Sementara, Joe Biden berjanji menghilangkan diskriminasi, salah satunya dengan mencabut larangan bepergian yang diterapkan pemerintahan presiden AS Donald Trump dari 13 negara. Larangan pun akan dicabut tepat di hari pertama Biden terpilih. 13 negara tersebut adalah mayoritas berpenduduk Muslim dan berkebangsaan Afrika.

Sebagai presiden, kata Biden, kelak dirinya akan bekerja sama dengan rakyat untuk mengoyak racun kebencian dari masyarakat. Biden berharap pemerintahannya hadir sebagai Amerika, dengan Muslim Amerika, dapat melayani di setiap tingkatan.

“Di hari pertama (menjabat) saya akan mengakhiri aturan inkonstitusional Trump yang melarang Muslim,” itu tegas Biden.

Janji-janji Biden untuk Komunitas Muslim

1. Mengakhiri larangan perjalanan negara mayoritas muslim di hari pertama menjabat
2. Memerintahkan Departemen Kehakiman untuk fokus menambahkan sumber daya dalam memerangi kejahatan rasial berbasis agama.
3. Memastikan berbagai suara Muslim-Amerika didengar di pemerintahan Biden.
4. Memperluas layanan perawatan kesehatan untuk Muslim Amerika terlepas dari pendapatan ataupun ras mereka.
5. Melakukan investasi dalam mobilitas perekonomian Muslim Amerika dengan meningkatkan upah minimum federal sebanyak 15 dollar AS, memperkuat sektor publik dan swasta serta mengatasi kesenjangan pendapatan.
6. Mengecam pelanggaran hak asasi manusia (HAM) secara global termasuk terhadap Muslim Uyghur di China dan Muslim Rohingya di Burma.

Apa yang dijanjikan Joe Biden kepada minoritas Amerika, menjadi titik tolak kemenangannya di beberapa regional pemilihan. Kartu As ada di Biden, dan semua minoritas Amerika, terutama Muslim, berharap banyak padanya.

Bila janji itu terpenuhi, maka harapan rekonsiliasi antara Amerika dengan Anti Amerika akan terjadi untuk mewujudkan perdamaian dunia.

Namun, bila itu hanya Sandiwara dan retorika, maka gelombang anti Amerika akan makin dahsyat dan akan meledak.

Kita tunggu janji Biden. (RED)

Berita Terkait

Leave a Comment

error: Content is protected !!