Sanksi Pidana bagi ASN, Kades dan BPD dalam Pilkada Karawang

Karawang Sosial - Politik

Indonesiatopline.com ,Karawang – Didalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan partisipatif di Pilkada serentak Kabupaten Karawang tahun ini, BAWASLU (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Karawang menekankan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepala Desa dan BPD agar tidak terlibat aktif ikut berpolitik, Selasa pagi tadi (10/11/20), di Hotel Swiss Bellin Karawang.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Karawang, Suryana Hadi mengatakan jika sosialisasi ini bertujuan sebagai bentuk mencegah ikut serta ASN secara aktif di tengah kampanye Pilkada Karawang.

“Kegiatan ini ditujukan untuk ASN dan Perangkat Desa. Intinya agar salah satunya ASN ini tidak terlibat secara aktif atau menunjukan dukunganya kepada para paslon,” tutur Suryana.

Masih menurut Suryana, keterlibatnya ASN dengan mendukung scara aktif kepada pasangan calon di Pilkada Karawang, hal tersebut sudah tentu merupakan sebagai sebuah bentuk pelanggaran terhadap aturan yang ada dan masuk dalam kategori pidana Pemilu.

“Nah jangan sampai ASN ini justru terjerat pidana, terutama pidana Pemilu,” imbuhnya.

Pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Karawang di massa kampanye ini, memang sudah ada beberapa kasus indikasi keterlibat oknum ASN, meski belum memenuhi unsur pidana Pemilu, pihaknya telah merekomendasikan dugaan itu ke Pemerintah Daerah.

“Jika kami, menemukan sebuah temuan, kita anggap serius dan kami akan terus menelusuri serta menindak lanjutinya. Baik itu pelanggaran administrasi ataupun pidana Pemilu. Itu akan kita tindak lanjuti demi kebaikan Pilkada Karawang,” tegasnya.

Suryana juga melihat jika para ASN di Kabupaten Karawang telah menjalankan tugasnya dengan baik, dalam artian sepertinya mereka tidak terlibat secara langsung dalam politik untuk mendukung pasangan calon, sehingga angka pelanggaran pun menurun dibandingkan tahun lalu.

“Ya kalau kita lihat pelanggarannya menurun. Sebab tahun lalu kita pernah mempidanakan Kepala Desa. Jadi kalau kita lihat range meski hanya temuan dan belum ada laporan, kita akan tetap tindak lanjuti,”tuturnya.

Suryana berharap dengan kegiatan sosialisasi ini dapat berdampak bagi seluruh ASN agar tidak terlibat secara langsung dalam dukungan pasangan calon.

“Adapun harapannya agar ASN minimal yang hadir di sini atau dapat menyampaikan kepada teman-teman dalam lingkup ASN untuk bersikap netral, dalam artian netral untuk tidak mendukung secara aktif pasangan calon yang akan berdampak bagi mereka sendiri,” Pungkasnya.

Pewarta : Mahpudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *