Banjir Bandang Terjang 5 Desa Di Cicurug Sukabumi Jabar.

Berita Daerah Jawa Barat Sukabumi

Indonesiatopline com II  Sukabumi  – Sedikitnya 6 kampung di lima desa/ kelurahan  di kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, Senin petang ( 21/9) sekitar pukul  17.20 menit diterjang banjir bandang. Akibat musibah yang disebabkan meluapnya sungai  Citarik dan Cipeuncit sedikitnya 12 rumah hanyut terbawa arus, 85 unit rumah penduduk terendam air dan untuk sementara 2 orang dinyatakan hilang dan 8 luka luka. Kerugian diperkirakan mencapai milliaran rupiah

Data yang berhasil dihimpun Indonesiatopline  mengatakan sebelum terjadinya banjir bandang, sekitar pukul 17.00 terjadi hujan lebat dengan itensitas tinggi dan cukup lama yang membuat air sungai Citarik dan Cipeuncit  meluap hingga setinggi 5 sampai 6 meter. Tak berselang lama air menerjang perkampungan penduduk dan persawahan sekitar yang mengakibatkan rumah penduduk hanyut dan terendam, bahkan 2 orang dinyatakan hilang terbawa arus.

Lima kampung yang diterjang banjir Senin petang antara lain, kampong  Cipari Desa Cisaat, kampong Cibuntu desa Pasawahan, kampong belakang Aspol kelurahan Cicurug, kampong Nyangkowek dan kampong Lio desa Mekarsari, serta komplek perumahan Setia Budi di desa Bangbayang, semuanya masuk wwilayah kecamatan Cicurug, Kabupten Sukabumi.

Warga hanya bisa tertegun saat melihat rumah penduduk hanyut terbawa arus

Kepala BPBD kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna yang langsung terjun kelokasi mengatakan musibah terjadi sangat cepat, sehingga warga tak sempat mengungsi ketika air bah datang menerjang rumah mereka. Akibatnya untuk sementara tercatat  2 orang dinyatakan hilang diduga hanyut terbawa arus dan 8 orang luka luka.

Selain itu air bah juga menghanyutkan sedikitnya 12 rumah penduduk, merendam puluhan rumah ,serta persawahan. “ Menurut keterangan beberapa saksi dan warga yang selamat, kejadian datang begitu cepat, sehingga warga tak sempat menyelamatkan harta benda mereka. Bahkan ada beberapa warga yang diduga hilang terbawa arus”, ujar Daeng Sutisna.

Menurut Daeng petugas BPBD Sukabumi dibanatu TNI/Polri, relawan, Tagana dan semua unsur langsung terjun kelokasi guna melakukan pertolongan serta evakuasi korban. Petugas juga langsung mendirikan posko pengaduan dan koordinasi penanganan evakuasi pasca terjadinya musibah.

Sementara Danramil Cicurug kapten Armed Mahtom Tohari, menegaskan seluruh personil TNI di jajaran Koramil Cicurug dibantu Koramil lain dan Kodim langsung bergerak kelokasi guna membantu upaya  evakuasi dan pertolongan.

Pewarta Ilvan Maulady  –  Editor: Kaizar Batavia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *