Frans Larry Asal Klaten Nekad Jual Ginjalnya, Demi Menghidupi 4 Anaknya.

Berita Nasional HeadLine Klaten

Indonesiatopline.com|| Klaten –  Seorang pria di Klaten sempat viral di medsos karena nekad akan menjual ginjalnya demi bertahan hidup ditengah pandemic Covid-19. Frans Larry Ocktavianus bapak 4 anak ini nekat akan berjalan kaki dari Klaten menuju Semarang untuk bertemu dengan orang nomor satu di jawa Tengah Ganjar Pranowo sambil mengkalungkan spanduk dari karton dibadanya yang bertuliskan  “Berkah dalem. Maaf saya Frans Larry O ingin jual ginjal untuk nafkahi keluarga saya. Melunasi utang, pendidikan, kesehatan, tempat tinggal, makan agar keluarga saya tidak diremehkan. Maaf saya bukan mengemis,”

Aksi nekad  pria warga RT 1/ RW 04 Dukuh Karangasem, Desa Ngering, Kecamatan Jogonalan Klaten Jawa Tengah ini memang bukan tanpa alasan. Sebagai bapak yang menghidupi 6 anggota keluarganya serta anak yang masih bayi, dirinya harus terkena PHK, diawal musim Pandemi Covid-19. Sementara kebutuhan akan hidup dan makan sehari hari semakin sulit dirasakan.

“ Saya tidak mengemis mas. Namun saya ingin mencoba bertahan demi menghidupi anak anak saya yang masih kecil dan keluarga saya. Karena hanya ini yang kami miliki maka saya berniat untuk menjual ginjal demi menyambung hidup keluarga”, ujar Larry kepada wartawan seperti dikutip detik.com Sabtu ( 2/5).

Kepada wartawan Frans larry yang ditemui dijalan raya Jogya – Solo di wilayah Kecamaran ceper Klaten, mengaku kesulitan ekonomi karena tidak lagi memiliki pekerjaan. Dirinya di PHK  dari tempat kerjanya disebuah salon cuci mobil di bilangan jalan kaliurang Sleman dengan uang pesangon sebesar Rp 300 ribu. Uang tersebut kini sudah habis. Sementara kebutuhan hidup dan hutang tetap harus dipenuhi.

Selama musim Pandemik, kepada wartawan dirinya mengaku tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah daerah, seperti yang sering ditulis di beberapa media. Walau sudah didata namun hingga kini bantuan tak kunjung datang. “Hanya didata mas, maka saya terpaksa menjual ginjal demi menyambung hidup dan membayar hutang”, ujarnya.

Kapolres Klaten dan Dandim sat mengunjungi keluarga Frans Larry

Sementara menurut keterangan L. Sukamto, salah satu tetangga dan temen satu gereja, membenarkan kondisi yang dihadapi tetangganya tersebut. Namun menurut Kamto, pihak lingkungan termasuk teman jemaat sudah berpartisipasi membantu keluarga Frans Larry.

“Kita memang tidak bisa menutupi semua kebutuhan keluarga mereka. Namun lingkungan, warga sekitar dan teman jemaat sudah bergerak membantu mereka. Namun kita tidak tahu jika dia punya persoalan lain sehingga nekad mau menjual ginjalnya. Karena yang bersangkutan memang termasuk sosok yang pendiam”, ujar Kamto.

Berita tentang Frans larry memang langsung viral. Tak hanya Gubernur ganajar Pranowo yang langsung menaggapi dan memberi perhatian Orang nomor satu Di Polres Klaten dan Kodim 0723 Klaten langsung merespon cepat.

Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo dan Dandim 0723 Klaten Letkol Kav Minarso langsung mendatangi keluarga korban dan memberikan sejumlah bantuan sembako. Kepada keluarga Kapolres meminta agar tidak putus asa dan putus semangat, karena keluarga tidak sendiri dalam menghadapi masalah ini.(tev).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *